Babinsa Kratonan Dampingi Penyaluran Beras untuk ODGJ di Surakarta
Babinsa Kratonan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta bersama aparat terkait menyalurkan bantuan beras kepada warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kelurahan Kratonan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian pemerintah dan TNI dalam mendukung masyarakat rentan melalui program bansos, PKH, dan BPNT.
SURAKARTA – TOPIKPUBLIK.COM – Bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang membutuhkan kembali ditunjukkan oleh aparat TNI di wilayah. Babinsa Kratonan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Koptu Resbiyanto, bersama Bhabinkamtibmas Danar Efendi, Kasi Permas Ibu Retno, serta unsur Linmas Kelurahan, melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan sosial berupa beras kepada warga dengan gangguan jiwa (ODGJ), Ibu Windarti, yang berdomisili di RT 05/RW 01, Kelurahan Kratonan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta. Kegiatan berlangsung pada Kamis (25 September 2025) sekitar pukul 09.00 WIB.
Program ini merupakan bagian dari bantuan sosial (bansos) pemerintah, yang menyalurkan beras secara langsung kepada individu penerima manfaat, termasuk penyandang disabilitas dan ODGJ. Dalam pelaksanaannya, distribusi bansos dilakukan baik secara individu maupun melalui rumah rehabilitasi sosial yang terdata di wilayah masing-masing.
Peran TNI, Polri, dan Perangkat Kelurahan
Proses penyaluran bansos beras ini melibatkan pendataan penerima manfaat, koordinasi antarinstansi, hingga distribusi bantuan yang dilakukan secara terorganisir. Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat kelurahan, serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) ikut memastikan bantuan sampai tepat sasaran, sehingga manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang rentan secara ekonomi.
Menurut Koptu Resbiyanto, bantuan beras ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah melalui berbagai program seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). “Dalam beberapa kasus, petugas sosial seperti Pendamping Sosial Masyarakat (PSM) dan TKSK secara langsung mengawal serta mendistribusikan bantuan beras kepada penyandang disabilitas maupun ODGJ,” ujarnya.
Wujud Kepedulian Sosial dan Gotong Royong
Selain sebagai amanah pemerintah, kegiatan ini juga menjadi bukti solidaritas sosial antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung keberlangsungan hidup warga yang mengalami keterbatasan. Dinas Sosial di tingkat kabupaten/kota turut berperan aktif dalam memfasilitasi penyaluran, baik melalui perangkat desa maupun yayasan yang menaungi kelompok rentan.
“Melalui peran aktif dinas sosial, perangkat kelurahan, Babinsa, dan TKSK, program bantuan dapat terlaksana dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa kolaborasi semua pihak sangat penting untuk membantu masyarakat, khususnya ODGJ yang sering terpinggirkan,” tambah Koptu Resbiyanto.
Dengan adanya program penyaluran beras ini, diharapkan masyarakat penerima manfaat, termasuk ODGJ, dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi wujud kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat peran TNI dalam menjaga ketahanan sosial di wilayah teritorialnya.























