Bupati Bengkalis Kasmarni Salurkan 50 Paket Sembako untuk Kaum Dhuafa, Perkuat Solidaritas Sosial di Bulan Ramadhan
Bupati Bengkalis Kasmarni menyalurkan 50 paket sembako kepada kaum dhuafa di Kecamatan Bengkalis. Bantuan ini menjadi simbol kepedulian sosial dan gotong royong masyarakat.
BENGKALIS – TOPIKPUBLIK.COM – Bupati Bengkalis, Kasmarni, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan 50 paket sembako kepada kaum dhuafa di Kecamatan Bengkalis. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Lapangan Pelabuhan Bandar Sri Laksamana Bengkalis, Senin malam, 16 Maret 2026, dalam suasana penuh kebersamaan dan nilai-nilai kemanusiaan.
Kegiatan ini dilaksanakan usai pembukaan Lampu Colok yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bengkalis di Dusun Kampung Parit, Desa Pangkalan Batang. Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang pelestarian tradisi budaya, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan.
Sebanyak 50 paket sembako disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Setiap paket berisi kebutuhan pokok berupa beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama Ramadhan.
Dalam sambutannya, Bupati Kasmarni menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada delapan organisasi yang telah berinisiatif serta berkolaborasi dalam menyelenggarakan bazar bersama yang dirangkai dengan kegiatan sosial pembagian sembako tersebut. Ia menilai sinergi lintas organisasi ini menjadi contoh nyata kekuatan gotong royong dalam membangun kepedulian sosial.
“Ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial serta semangat gotong royong dari berbagai elemen masyarakat dalam membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, khususnya di bulan penuh berkah ini,” ujar Kasmarni.
Lebih lanjut, Kasmarni menegaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan sekadar bernilai material, melainkan juga mengandung makna yang lebih dalam sebagai simbol solidaritas, empati, dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Pembagian sembako ini bukan hanya sekadar bantuan material, tetapi juga menjadi simbol kuatnya solidaritas dan kepedulian antar sesama. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita jaga dan perkuat,” tambahnya.
Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini memiliki peran penting dalam mempererat hubungan antarwarga sekaligus membangun rasa saling memiliki di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Bengkalis.
Ia juga berharap agar bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima, serta menjadi penyemangat untuk terus menjaga kebersamaan dan saling tolong-menolong dalam kehidupan sehari-hari.
“Gunakanlah bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Mari kita terus jaga semangat kebersamaan dan kepedulian antar sesama, karena dengan itulah kita dapat membangun masyarakat yang lebih kuat dan harmonis,” tutupnya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat mampu menghadirkan dampak positif yang nyata. Tidak hanya membantu meringankan beban kaum dhuafa, tetapi juga memperkokoh nilai-nilai sosial yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat di Negeri Junjungan.























