Jalin Sinergitas, Kasi Intel Korem 031/WB ajak Awak Media Soroti TNTN
Gandeng Media, Korem 031/WB Ajak Jaga TNTN Dari Perambahan
TOPIKPUBLIK.COM - Komando Resor Militer (Korem) 031/Wirabima (WB) terus menjalin sinergitas dengan awak media di Kota Pekanbaru. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, kegiatan ini tidak hanya jadi ajang silaturahmi, namun juga menyoroti isu penting di Provinsi Riau, salah satunya persoalan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).
Dalam pertemuan ini, Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Sugiyono diwakili oleh Kepala Seksi Intelijen Letkol CPN Fransiskus Hendra Gunawan.
"Saya mewakili Bapak Danrem menyampaikan permohonan maaf karena beliau tidak bisa hadir, serta ucapan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan media," ucap Letkol Frans.
Perwira menengah TNI AD ini mengaku sangat mengapresiasi peran media dalam menjaga alur informasi yang sehat di tengah masyarakat. Dia juga menyampaikan harapannya agar sinergitas antara TNI dan insan pers bisa terus terjalin dan ditingkatkan secara berkelanjutan.
“Setelah dua bulan menjabat di Pekanbaru, saya merasa senang bisa mulai bersinergi dengan teman-teman media. Fungsi kita hampir sama, hanya berbeda ruang kerja, saya di dalam institusi, rekan-rekan media menyampaikan ke publik,” ujar Frans.
Senagai putra asli Riau, Frans yang berasal dari Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), turut menyinggung isu strategis yang tengah menjadi perhatian publik, yakni kondisi TNTN.
Dia menjelaskan bahwa keberadaan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) merupakan bentuk komitmen negara untuk menyelamatkan kawasan konservasi tersebut.
"TNTN adalah paru-paru dunia, tapi saat ini kondisinya sangat memprihatinkan karena marak perkebunan sawit ilegal. Dugaan kuat ada keterlibatan oknum-oknum pengusaha nakal yang merambah kawasan hutan," tegas Frans.
Menurut dia, pendekatan yang dilakukan Satgas PKH lebih mengedepankan cara-cara persuasif dan merangkul masyarakat lokal.
“Saya tanya langsung ke anggota yang tergabung di Satgas. Pendekatan utamanya bukan represif, tapi merangkul masyarakat untuk bersama menjaga kawasan TNTN,” ungkapnya.
Dia mengajak awak media untuk ikut menjaga Provinsi Riau dari pihak-pihak yang ingin merusak kekayaan alam demi kepentingan pribadi.
“Media adalah ujung lidah masyarakat. Saya percaya kekuatan media dalam menggali, mengelola, dan menyebarkan informasi yang akurat dan mendidik. Mari kita jaga Riau bersama-sama,” pungkasnya.





irwan


















