Kader Nagari Mungka, Antarkan PMT Tiap Hari Pada Ibu Hamil Dan Balita

#TOPIKPUBLIK.COM

Kader Nagari Mungka, Antarkan PMT Tiap Hari Pada Ibu Hamil Dan Balita

TOPIKPUBLIM.COM - Kab Lima Puluh Kota - Dua orang kader Nagari Mungka Ica dan Popi, Rutin setiap hari mengantarkan PMT ( Pemberian Makanan Tambahan ) untuk Ibu Hamil dan Balita yang mengalami kekurangan nutrisi selama 3 bulan kedepan.

Enam orang Bumil dan Tujuh orang balita ini sebelumnya mengikuti kegiatan posyandu (Pos Layanan Terpadu) dibawah binaan Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat ) Kecamatan Mungka, dalam 3 kali tahap penimbangan dan pengukuran lingkar lengan bagi Bumil (Ibu Hamil) Kemudian penimbangan berat badan bagi balita (Bayi dibawah lima Tahun) tidak menunjukan kenaikan, hal ini menandakan adanya indikasi Bumil dan Balita mangalami kekurangan nutrisi/gizi.

Guna mengatasi kendala tersebut atas Instruksi dari Dinas Kesehatan yang di teruskan oleh puskesmas Kec. Mungka kemudian dijalankan oleh Kader Nagari Mungka, kegiatan pemberian PMT cukup efektif dan bermanfaat.

Hal ini dikarenakan pada waktu pemberian PMT tersebut selama satu bulan berjalan kader juga mengontrol dan mencatat bahkan menimbang lansuang kenaikan berat badan Balita dan Bumil sebagai indikator pencapaian efektivitas dari pemberian makanan tambahan bergizi rata-rata mengalami peningkatan yang baik 

Selain pemberian PMT, Dinas kesehatan terkait, bersama-sama dengan pemerintahan nagari juga telah melakukan berkali-kali penyuluhan bagi masyarakat dan Ibu Hamil.

Tentang pentingnya asupan makanan bergizi sekaligus resiko kekurangan gizi bagi balita dan Ibu hamil. 

Selaras dengan kegiatan yang di prakarsai oleh Dinas Kesehatan Kab. Lima Puluh Kota Kami juga telah turun langsung kelapangan mengamati pemberian PMT pada Bumil dan Balita ini dimana rata-rata ibu hamil berusia dibawah 30Th dan Balita juga adalah anak dari ibu yang juga berusia dibawah 30 Th, bahkan ada salah seorang balita adalah anak pertama pasutri.

Oleh sebab itu kekurangan nutrisi ini menurut pengamatan kami, kemungkinan Faktor penyebab utama bukan ekonomi namun keterbatasan pengetahuan dalam penyajian/penyiapan makanan bergizi yang benar salama hamil dan bagi Balita.

Hingga berita ini diterbitkan kami belum melakukan konfirmasi lansuang kepada Dinas kesehatan terkait dan Puskesmas setempat.

Wartawan: SM