Kisruh UMKM Kuliner Cut Nyak Dien Pekanbaru, PJ Wali Kota Risnandar Tegaskan Tidak Ada Rekayasa

#TOPIKPUBLIK.COM #PEMKOHEBAT #SAHABATIPN

Kisruh UMKM Kuliner Cut Nyak Dien Pekanbaru, PJ Wali Kota Risnandar Tegaskan Tidak Ada Rekayasa
Kisruh UMKM Kuliner Cut Nyak Dien Pekanbaru, PJ Wali Kota Risnandar Tegaskan Tidak Ada Rekayasa

TOPIKPUBLIK.COM - PEKANBARU - Kisruh UMKM Kuliner Cut Nyak Dien Pekanbaru, PJ Wali Kota Risnandar Tegaskan Tidak Ada Rekayasa, PJ Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa, angkat bicara terkait insiden pengrusakan lapak pedagang di kawasan kuliner malam Cut Nyak Dien yang terjadi pada Senin malam (14/10). Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan tindakan oknum tak bertanggung jawab yang memicu ketegangan antara pedagang dan pelaku di lokasi tersebut.

Menanggapi situasi ini, Pemko Pekanbaru segera turun ke lokasi untuk menengahi dan menjaga situasi agar tetap kondusif, demi menghindari kerugian bagi pedagang maupun pengunjung yang dikenal ramai mendatangi kawasan tersebut pada malam hari. PJ Wali Kota Risnandar hadir langsung di lokasi, didampingi oleh Kadisperindag Zulhelmi, Satpol PP, aparat kepolisian dari Polresta Pekanbaru, serta personel dari Kodim 0301/PBR untuk menetralkan suasana.

Dalam pernyataannya kepada media, Risnandar membantah narasi yang beredar di media sosial yang menyebutkan bahwa kejadian tersebut adalah rekayasa Pemko. "Saya tegaskan, penataan kawasan kuliner Cut Nyak Dien berada di bawah kendali Pemko Pekanbaru. Jika ada pihak yang mengatasnamakan pejabat untuk tindakan di luar aturan, pedagang tidak perlu percaya. Semua langkah yang diambil bertujuan untuk memperbaiki ekonomi para pedagang," tegas Risnandar.

Risnandar juga menambahkan bahwa segala kewenangan berada di tangan Pemko Pekanbaru, dan jika ada upaya mengganggu keamanan atau ketertiban, pedagang diminta melaporkan secara prosedural kepada pihak berwenang. "Negara hadir untuk menata kawasan ini, dan legalitasnya ada pada Pemko," tambahnya.

Mengenai tindakan pengrusakan lapak oleh beberapa oknum, Risnandar menegaskan bahwa kasus tersebut akan diproses secara hukum. "Laporan sudah disampaikan kepada Kapolresta dan Kasat Reskrim, dan tentu akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum," imbuhnya.

Risnandar juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung terciptanya suasana kondusif agar ekonomi pedagang UMKM dan pengunjung di kawasan kuliner ini tetap stabil. Sebagai tambahan, Pemko juga berencana menyiapkan fasilitas umum seperti toilet untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.

#Thab212