Kota Dumai Juara Pertama Lomba Posyandu Riau 2025, Buktikan Implementasi 6 SPM

Kota Dumai meraih Juara Pertama Lomba Posyandu Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau 2025 dengan nilai 9.725 poin. Prestasi ini menegaskan komitmen TP Posyandu Dumai dalam mengimplementasikan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di seluruh kelurahan.

Kota Dumai Juara Pertama Lomba Posyandu Riau 2025, Buktikan Implementasi 6 SPM
Kota Dumai berhasil menjuarai Lomba Posyandu Riau 2025. TP Posyandu Dumai unggul berkat inovasi, implementasi 6 SPM, dan komitmen meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.

TOPIKPUBLIK.COM - DUMAI – Kota Dumai kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Riau. Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Dumai berhasil meraih Juara Pertama Lomba Posyandu Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau tahun 2025 dengan total nilai 9.725 poin, mengungguli empat nominasi besar lainnya yakni Kota Pekanbaru, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hulu, dan Kabupaten Rokan Hilir.

Perlombaan bergengsi yang digelar Tim Pembina Posyandu Provinsi Riau ini merupakan agenda tahunan yang menilai kinerja serta inovasi Posyandu di 12 kabupaten/kota se-Riau. Proses penilaian dimulai dari kelengkapan instrumen administrasi, bukti pendukung program, hingga implementasi nyata di lapangan. Fokus utama perlombaan menitikberatkan pada pelaksanaan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta sosial.

Ketua TP Posyandu Provinsi Riau, Hj. Henny Sasmita Wahid, S.Sos., M.Si, menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana evaluasi dan pembelajaran bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu di seluruh wilayah. “Pemenang diharapkan menjadi panutan sekaligus role model bagi kabupaten/kota lain dalam menyempurnakan Posyandu,” ujarnya saat membuka sesi penilaian nominasi lima besar melalui rapat virtual.

Dalam proses wawancara penjurian, Kota Dumai mendapat giliran pertama untuk memaparkan program unggulan. Ketua TP Posyandu Kota Dumai, Hj. Leni Ramaini Paisal, SKM, tampil percaya diri didampingi wakil ketua, ketua bidang, serta anggota TP. Selama 50 menit, Leni menyampaikan berbagai inovasi layanan Posyandu, mulai dari sosialisasi SPM, keikutsertaan kader dalam musyawarah desa/kelurahan, pemenuhan sarana prasarana, penyusunan SOP layanan, hingga strategi monitoring dan evaluasi rutin di setiap kelurahan.

“Alhamdulillah, Kota Dumai berhasil memenangkan perlombaan Posyandu tingkat Provinsi Riau. Capaian ini menjadi tolak ukur bahwa implementasi program yang dijalankan selama ini benar-benar memberikan hasil terbaik. Ke depan, prestasi ini akan menjadi pendorong bagi kami untuk semakin fokus pada pelayanan kesehatan masyarakat di seluruh Posyandu Kota Dumai,” tutur Hj. Leni Ramaini Paisal usai pengumuman pemenang, didampingi Anik Sulastri Sugiyarto.

Hasil perlombaan diumumkan langsung oleh Ketua TP Posyandu Provinsi Riau. Kota Dumai keluar sebagai juara pertama, disusul Kota Pekanbaru di posisi kedua, Kabupaten Bengkalis di posisi ketiga, Kabupaten Rokan Hulu di peringkat keempat, dan Kabupaten Rokan Hilir di posisi kelima.

Menurut Hj. Leni, kemenangan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh kader Posyandu yang terus berinovasi dan menjaga komitmen dalam memberikan layanan kesehatan dasar kepada masyarakat. “Kami akan terus meningkatkan kualitas Posyandu, tidak hanya sebatas lomba, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab moral dalam mendukung program kesehatan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Dumai,” tambahnya.

Dengan prestasi ini, Kota Dumai sekaligus menegaskan diri sebagai salah satu daerah yang konsisten dalam memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi kabupaten/kota lain di Riau dalam membangun Posyandu yang profesional, inovatif, dan berdaya saing.