Wabup Rohil Imbau Penghulu dan Lurah Jaga Kebersihan dan Tingkatkan Pelayanan
Wabup Rokan Hilir Jhoni Charles minta Penghulu dan Lurah jaga kebersihan kantor serta tingkatkan pelayanan publik demi kenyamanan masyarakat.
TOPIKPUBLIK.COM – ROKAN HILIR – Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhoni Charles, menyerukan kepada seluruh Datuk/Datin Penghulu serta jajaran kelurahan untuk menjaga kebersihan kantor, memperhatikan kerapian lingkungan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah masing-masing.
Imbauan tersebut disampaikannya saat menghadiri pertemuan bersama para aparatur pemerintahan kampung dan kelurahan pada Kamis, 7 Agustus 2025. Dalam arahannya, Wabup Jhoni menekankan pentingnya membangun suasana kerja yang bersih, tertata, dan representatif, agar dapat menciptakan kenyamanan bagi masyarakat yang mengakses layanan pemerintahan.

“Kantor desa dan kelurahan adalah wajah pelayanan pemerintah di mata masyarakat. Maka dari itu, jaga kebersihan, tata ruang, dan ciptakan lingkungan yang kondusif agar publik merasa nyaman,” ujar Jhoni Charles.
Ia juga menegaskan bahwa setiap kantor pemerintahan harus mengibarkan bendera Merah Putih dengan benar sesuai ketentuan, sebagai bentuk penghormatan terhadap simbol negara dan semangat nasionalisme.
Selain itu, ia meminta agar para Penghulu dan Lurah memastikan halaman kantor bersih dari sampah, ruang pelayanan tertata rapi, dan fasilitas pendukung seperti kursi tunggu, meja pelayanan, hingga papan informasi, tersedia dalam kondisi layak pakai.
Menurut Jhoni, peningkatan kualitas pelayanan publik tidak hanya dilihat dari kecepatan dan ketepatan, tapi juga dari penampilan fisik kantor yang mencerminkan kesiapan aparatur dalam melayani masyarakat.
“Masyarakat sekarang semakin kritis dan berhak mendapatkan pelayanan yang cepat, ramah, serta tepat sasaran. Jangan beri ruang bagi keluhan akibat pelayanan yang lambat atau sikap aparatur yang kurang bersahabat,” tegasnya.
Jhoni Charles mengingatkan bahwa tugas utama aparatur negara adalah melayani rakyat, bukan sebaliknya. Ia meminta agar seluruh satuan kerja di tingkat kampung maupun kelurahan menjadikan pelayanan prima sebagai standar kerja harian.
“Berikan yang terbaik untuk masyarakat. Ingat, kita digaji oleh negara untuk melayani, bukan dilayani. Ciptakan perubahan kecil dari lingkungan kantor, karena dari situlah kepercayaan publik bisa tumbuh,” pungkasnya.























